PIKIRAN, PERASAAN, dan EMOSI

PIKIRAN, PERASAAN, dan EMOSI

“Our secret language of feelings reveals to us that all feelings are good!” ujar Call Banyan.

Selama ini kita seringkali menterjemahkan kondisi overeating sebagai sebuah kelainan psikologis (eating disorder). Hingga akhirnya karena tidak berdaya atas perasaan & emosi yang muncul (untuk tetap makan berlebih),  sering disiasati dengan memodifikasi pilihan makanannya, oh noo…diet again ?!!!

Ingin tahu rahasia mengatasi ini? yaitu kondisi jika perasaan seperti ingin selalu dipuaskan oleh makanan?

Ibarat seperti ketel yang sedang dipanasin diatas tungku api, maka air dapat mendidih karena perpaduan api dan kayu. Begitu juga perasaan kita, seringkali meluap menjadi emosi tertentu ketika memikirkan masa lalu (kecewa, dendam, marah, sedih) dan masa depan (kawatir, panik, dsb). Ini menunjukan kepada kita Pikiran dan Perasaan saling terkait, begitu juga Perasaan dengan Emosi.

Karena memikirkan masa lalu, maka bisa membuat emosi sedih atau perasaan bersalah misalnya, hingga akhirnya muncul perasaan tidak nyaman di tubuh (body feeling).

Yang perlu anda lakukan pada saat perasaan (pikiran & tubuh) anda sedang tidak nyaman adalah alirkan emosi anda. Emosi seperti energi, yang kekal tidak dapat ditahan, tetapi bisa dialirkan. Begitu mendapatkan ‘jalan keluar’-nya, maka emosi anda mulai mengendur dan saat itulah perasaan anda menjadi lebih nyaman (feel good).

Jika anda tahu rahasia ini, dan rahasia bagaimana mengalirkan energi emosi anda, maka mudah bagi anda say goodbye pada makan berlebih. Dan ini ternyata sangat mudah.

Renew Your Life!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *